Sabtu, 20 Mei 2017 | 23:26 WIB

Seri 2 Kejurnas IndoSpeed Race Series 2017

Kemenangan Pertama di Seri 2 Kejurnas IRS 2017 Batal, Galang Hendra Protes : Panitia Tidak konsisten

afreireas wijawan
Kemenangan Pertama di Seri 2 Kejurnas IRS 2017 Batal, Galang Hendra Protes : Panitia Tidak konsisten Galang Hendra sukses mencetak waktu terbaik saat sesi kualifikasi, yang mestinya jadi acuan pemenang race 1 jika race batal karena hujan. (Igman Yuda)

Sentul (wartamotor) - Niatan Galang Hendra Pratama untuk meraih kemenangan pertamanya di serial kejurnas nyaris terpenuhi. Kemenangan Galang di race pertama seri kedua kejurnas IRS 2017 Sport 250cc dibatalkan. Penyebabnya, panitia lomba memilih untuk mengikuti permintaan mayoritas peserta.

Galang memang sudah mencanangkan harus juara di kejuaraan nasional. Maklum, doi sudah absen naik podium di level nasional sejak 2 tahun lalu. Itu karena Galang fokus di event Asia Road Racing Championship (ARRC). Dan, Yamaha Racing Indonesia, meminta Galang turun di kejurnas menggeber Yamaha R25 spek ARRC yang lebih rendah dari spek mesin kejurnas. Makanya, di seri ini Galang turun dengan motor pribadi yang disetel Leon Chandra dari tim Yamaha TJM Racetech.

Pokok protes Galang disebabkan hujan yang mengguyur sirkuit Sentul pada sabtu (20/05) sore, persis saat akan digelar race pertama kejurnas Sport 250cc. Akibat derasnya hujan, pimpinan lomba membatalkan race. Dengan tidak dijalankannya race pada sore itu, berdasarkan ‘perjanjian’ saat briefing technical meeting, hasil lomba race pertama diambil dari hasil sesi kualifikasi.

Galang Hendra IRS Seri 2 Galang Hendra lebih ciamik dengan motor pribadinya racikan Leon Chandra. (Igman Yuda)

“Aneh..., panitia memutuskan tetap menjalankan lomba besoknya. Padahal, saat briefing kemarin, pimpinan lomba bilang, kalau hujan, maka hasil lomba diambil dari hasil qtt. Panitia tidak konsisten dengan omongannya sendiri,” protes Galang, seperti disampaikan sang ayah, Hestu Prahendra.

Hujan yang turun sebelum start Kejurnas kelas Sport 250 memang cukup deras. Pimpinan lomba sempat memutuskan menunda 15 menit, tapi hujan tidak berhenti. Dilanjutkan penundaan kedua, selama 15 menit juga. Sayangnya, air masih banyak turun dari langit.

Hujan Deras IRS seri 2 Hujan deras mengguyur Sentul sesaat sebelum race 1 kejurnas Sport 250. (Igman Yuda)

“Kami kumpulkan tim dan peserta. Memang saat briefing kami menyebut jika hujan, hasil akan diambil dari QTT. Tapi, karena banyak yang meminta balap tetap dijalankan, ya kami putuskan balap dijalankan besok (minggu, 21/05, red),” papar Eddy Horison yang bertugas sebagai pimpinan lomba.

Keputusan ini jelas dianggap merugikan Galang dan tim Yamaha. Meskipun memang, menang dengan cara seperti itu, diakui Galang tidak begitu enak. “Tapi kan peraturan yang sudah dibuat, harusnya dijalankan,” tegasnya.

Protes lain dari Galang juga menyangkut alasan penundaan race pertama kejurnas sport 250cc. Yaitu karena tidak tersedianya ban basah dari Dunlop yang disediakan panitia. “Memang, beberapa pembalap yang ikut kejuaraan Asia, punya ban Dunlop tipe basah. Tapi, kan mayoritas peserta lain tidak punya. Jadi tidak adil. Sehingga kami tidak mengizinkan pemakaian ban basah,” jelas Eddy Horison lagi.

Kalau soal kemenangan Galang, mungkin hanya tertunda. Tapi, untuk soal ban, tidak ada salahnya jika di seri depan, panitia dan Dunlop yang jadi supplier ban tunggal menyiapkan semua tipe ban. (Afreireas Wijawan)

Hasil Free Practice Sport 250

 


Artikel Terkait: